Jakarta (5/10). Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) setiap tanggal 5 Oktober menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali rekam jejak sejarah kemanunggalan TNI bersama rakyat. Di tengah dinamika zaman, ormas Islam dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung tugas TNI menjaga pertahanan dan ketahanan nasional.
Hal tersebut ditegaskan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia DKI Jakarta, Imam Bashori, di Jakarta, Senin (5/10/2026). Ia mengingatkan bahwa kelahiran TNI berakar dari perjuangan rakyat yang bahu-membahu mempertahankan kemerdekaan pasca proklamasi 1945.
“HUT TNI ini menjadi momentum bagi kita untuk mengingat kembali bahwa menjaga bangsa dan negara merupakan tanggung jawab bersama. Semangat pengabdian, disiplin, dan kecintaan terhadap NKRI harus terus diwariskan kepada generasi muda,” ujar Imam.
Dalam kesempatan tersebut, LDII Jakarta menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan pengabdian TNI dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pihaknya juga mendorong agar nilai-nilai kedisiplinan, loyalitas, tanggung jawab, dan semangat pengabdian prajurit dapat menjadi inspirasi nyata bagi generasi muda bangsa.
Menurutnya, pembangunan bangsa ke depan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat keamanan semata, melainkan membutuhkan peran aktif dari seluruh elemen masyarakat.
Lebih lanjut, Imam menyoroti pesatnya perkembangan teknologi digital saat ini yang di satu sisi memberikan peluang besar, namun di sisi lain menghadirkan tantangan serius terhadap karakter, etika, dan wawasan kebangsaan generasi muda.
LDII DKI Jakarta secara aktif mendorong agar generasi muda tidak sekadar menjadi konsumen atau pengguna teknologi, melainkan mampu memanfaatkannya secara produktif untuk menghasilkan karya positif bagi masyarakat.
“Generasi muda harus menjadi sosok yang profesional sekaligus religius. Mereka wajib memiliki kompetensi tinggi, berkarakter mulia, memiliki kepedulian sosial, serta memahami bahwa keberagaman adalah kekuatan utama bangsa kita,” pungkasnya.[ANR]
